|
RENGAT — Kapolres Indragiri Hulu, AKBP Hermansyah, SH, SIk menegaskan atas aksi perampokan yang dialami Mukri (45), warga Desa Sungai Banyak Ikan Kecamatan Kelayang yang juga seorang toke karet, langsung gelar razia. Bahkan Kapolres, pada Sabtu (2/1) sore langsung mengecek TKP dan melihat kondisi korban di RSUD Indrasari.
Kapolres Inhu, AKBP Hermansyah, SH, SIk ketika dikonfirmasi Pekanbaru MX Sabtu (1/2) malam di RSUD Indrasari Rengat mengatakan, dengan aksi perampokan itu langsung dilakukan razia. Razia itu lebih difokuskan terhadap Polsek Kelayang, Polsek Peranap, Polsek Lubuk Batu Jaya, Polsek Pasir Penyu. Kemudian dibeckaf oleh Polsek Rengat Barat Barat, Polsek Seberida, Polsek Batang Cenaku.
Kemudian untuk mengetahui kondisi korban, Kapolres didampingi Kasat Intel, AKP A Prihatin, Kapolsek Rengat Barat, AKP Hendra N dan sejumlah anggota Polres dan anggota Polsek Rengat Barat langsung dilakukan pengecekan di RUSD Indrasari Rengat. Sebab dalam tubuh korban masih bersarang sebuah peluru. Untuk kepentingan penyelelidikan, peluru tersebut harus dikeluarkan.
Proses pengeluaran peluru tersebut oleh dokter di RSUD Indrasari Rengat, pertama kali dilakukan roundgen dan dilanjutkan dengan operasi. Berdasarkan hasil roundgen, terlihat perluru menancap dipinggang kiri arah kekanan. Hasil semenetara peluru tersebut diduga dari senpi laras pendek.
Masih katanya, uang korban sejumlah Rp 30 juta berhasil diselamatkan yang sebelum disimpan dikantong jaketnya. Untuk saat ini, kasus tersebut masih dalam pengembangan.
Sementara itu di RSUD Indrasari juga terlihat keluarga korban dan rekannnya. Bahkan kepada Desa Banyak Ikan, Yakin juga tampak hadir membezuk korban. ‘’Saya mendapat info itu baru sekitar pukul 16.00 Wib, kemudian langsung saya cek ke sini. “Sesuai rencana, korban akan dikebumikan pada Ahad (3/1), di pemakaman umum daerah setempat,” ujar Kades. =MXR
|
|
|