Ayah Gimbal Anak Tiri
Kamis, 31 Desember 2009
 
Pepatah lama mengatakan sayang anak dimarahi. Mungkin Adi Saputra (37) terinspirasi dengan pepatah lama ini, sehingga ia memarahi dan memukuli anak tirinya bernama Rizal (18) warga Jalan Terarai Sukajadi hingga mengalami luka memar.
Kejadian pemukulan terhadap anak tiri itu berlangsung sekitar pukul 18.30 WIB, di rumahnya Jalan Teratai, Selasa (29/12)

Informasi yang berhasil dirangkum Pekanbaru MX di Mapoltabes Pekanbaru menyebutkan, kejadian itu terjadi ketika korban bersama adiknya baru pulang dari rumah saudaranya di Jalan Hangtuah Ujung, Sail.

Baru tiba di rumah, Rizal langsung ditarik oleh ayah tirinya ke belakang rumah. Di belakang rumah, Rizal langsung dipukuli. Pemukulan itu kiranya karena hanya gara-gara korban membawa sepeda motor tanpa sepengetahuan Adi Saputra.

Rizal yang tidak terima perlakuan kasar ayah tirinya, langsung menghubungi pamannya. Namun ketika pamannya datang, Adi Saputra kabur. Berkat bantuan pamannya kasus ini langsung dilaporkan ke Mapoltabes Pekanbaru.

Dalam laporan korban terungkap, kasus pemukulan seperti ini sudah sering dialami Rizal namun korban tidak pernah melaporkannya kepada siapapun.

Mungkin karena tidak tahan lagi dengan perlakuan ayah tirinya itu, akhirnya Selasa (29/12) sekitar pukul 20.00 WIB Rizal langsung melaporkan kasus pemukulan itu kepihak berwajib.

Kapoltabes Pekanbaru AKBP Drs Mujiyono SH Mhum ketika dikonfirmasi Pekanbaru MX melalui Kasat Reskrim AKP Jon Wesly Arianto SIk membenarkan adanya laporan tersebut, namun kini pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap laporan korban Rizal.

‘’Laporannya sudah kami terima, dan kini pelakunya sudah kabur. Dari keterangan korban, ayah tirinya itu sering berbuat kasar terhadap dirinya dan adiknya. Padahal sepeda motor yang digunakan korban tersebut adalah peninggalan orang tuanya sendiri,’’ujar AKP Jon Wesly. =MXD
   
Send to friend
Related articles

Komentar  RSS feed comment
 

 


Menambah Komentar
Nama
E-mail
Judul  
Comment
 
Maksimal Karakter: 600
   Konfirmasi ke E-Mail
   
   

Tidak ada komentar



mXcomment 1.0.9 © 2007-2012 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Sebelum   Berikut >