2009 Angka Lakalantas Meningkat
Kamis, 31 Desember 2009
 
DUMAI— Kapolresta Dumai AKBP Drs Hersadwi Rusdiono SH menegaskan, di tahun 2009 ini jumlah kecelakaan lalu lintas mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Dimana pada tahun 2008 jumlah Lakalantas sebanyak 69 kasus meningkat menjadi 102 kasus pada tahun 2009.

Namun untuk korban meninggal dunia mengalami penurunan dari 44 orang meninggal dunia dalam Lakalantas pada tahun 2008 menjadi 34 orang meninggal dunia pada kasus yang sama di tahun 2009.

Untuk kerugian materil yang diakibatkan Kecelakaan Lalu lintas (lakalantas) juga mengalami peningkatan dari Rp 171.700.000 menjadi Rp 173.050.000. Ketika ditanya penyebab utama dari kecelakaan ini Kapolresta Dumai AKBP Drs Hersadwi Rusdiono SH mengatakan, selain kondisi jalan, kelalaian dari pengguna dan kondisi kendaraan juga merupakan penyebab terjadinya kecelakaan. Sedangkan untuk Kecelakaan laut untuk tahun 2008 dan 2009 nihil.

Polresta Dumai berhasil menekan tingkat kejahatan di Kota Dumai. Hal ini dapat dilihat dengan menurunnya tindak kejahatan yang ada di Kota Dumai. Semua ini tidak terlepas dari kesigapan dan operasi yang terus dilakukan pihak Polresta Dumai guna mewujudkan ketertiban dan memberikan rasa aman bagi masyarakat.

Di bandingkan pada tahun 2008 dengan jumlah kasus kejahatan sebanyak 880 kasus pada tahun 2009 ini jumlah kasus kejahatan mengalami penurunan yang sangat signifikan yaitu 12 persen dengan jumlah kasus 773 kejahatan.

Sementara itu, jumlah penyelesaian kasus yang ditangani pihak kepolisian Polresta Dumai juga mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya sebesar 0,78 persen. Dimana pada tahun 2008 kasus yang berhasil diselesaikan berjumlah 510 kasus sedangkan pada tahun 2009 mengalami peningkatan menjadi 514 kasus yang telah terungkap.

Kapolresta Dumai AKBP Drs Hersadwi Rusdiono SH didampingi Kabag Ops Polresta Dumai AKP Imran Amir SIk kepada Pekanbaru MX mengutarakan, selain jumlah tindakan melawan hukum tersebut mengalami penurunan yang signifikan, jumlah kejahatan yang selama ini sangat menonjol di Kota Dumai berupa Curas, Curat dan tindakan lainnya yang mengganggu ketentraman serta merugikan masyarakat juga mengalami penurunan yang sangat signifikan yaitu 9,5 persen dari tahun sebelumnya.

Dimana, terang Kapolres, pada tahun 2008 berjumlah 306 kasus dan pada tahun 2009 mengalami penurunan menjadi 292 kasus dengan angka penyelesaian kasus yang juga mengalami peningkatan yang sangat tinggi yaitu dari 148 menjadi 191 kasus atau mengalami peningkatan 29 persen.

Kapolresta Dumai menambahkan untuk kasus yang sangat menonjol itu di Dumai ada 3 kasus di antaranya Curat yang mengalami penurunan dari 139 kasus menjadi 100 kasus. Curanmor dari 43 kasus menjadi 33 kasus hal ini menunjukkan kerja keras yang selama ini dilakukan telah berhasil menekan tindak kejahatan yang ada.     

Namun untuk Narkoba kasus yang ada mengalami peningkatan yaitu dari 7 kasus yang ada menjadi 64 kasus. Tingginya kasus Narkoba yang berhasil diungkap menunjukkan kasus Narkoba di Kota Dumai mengalami peningkatan. ‘’Hal ini akan menjadi perhatian kita pada tahun 2010 mendatang. Kita harapkan akan menekan peredaran Narkoba di Kota Dumai ini,’’ujar Kapolres.

Kapolresta Dumai menambahkan, untuk tahun 2010 ini pihaknya akan membangun kemitraan pada masyarakat serta memperbanyak kerja sama kepada masyarakat dan stickholder dalam setiap pemberantasan Kamtibmas serta menciptakan kondisi Kota Dumai yang kondusif. Menciptakan pola kepolisian masyarakat, Membuat program SMS Center Polresta Dumai serta membentuk Humas yang bekerja untuk memberikan informasi kepada masyarakat baik berupa selebaran dan melakukan kegiatan agama. =*7


   
Send to friend
Related articles

Komentar  RSS feed comment
 

 


Menambah Komentar
Nama
E-mail
Judul  
Comment
 
Maksimal Karakter: 600
   Konfirmasi ke E-Mail
   
   

Tidak ada komentar



mXcomment 1.0.9 © 2007-2012 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Sebelum   Berikut >