Tertelan Rambuatan, Balita Tewas
Kamis, 31 Desember 2009
 
RENGAT — Bocah imut, Nia Ramadhani (2) warga Jalan Tengku Umar Kelurahan Sekip Hilir Kecamatan Rengat akhirnya tewas setelah tertelan buah rambutan. Sari (29) orang tua korban yang juga seorang janda sudah berupaya untuk melakukan pertolongan. Namun apa daya, hanya dalam hitungan menit korban tewas dalam dekapan orang tuanya dan belum sempat dilarikan ke Rumah Sakit.
Salah seorang warga daerah itu, Gatot Subroto (46) ketika dikonfirmasi Pekanbaru MX, Rabu (30/12) menyebutkan kejadian naas yang dialami korban terjadi, Selasa (29/12) sekitar pukul 10.00 Wid dikediamannya. Kejadian naas yang menimpa anaknya membuat warga daerah itu heboh karena jarang ada yang tewas karena hanya tertelan buah rambutan.

Dijelaskannya, pada pagi menjelang siang itu orang tua korban sedang membakar sampah tak jauh dari rumahnya. Sementara anaknya dijaga oleh keponakannya yang biasa dipanggil kakak. Memang saat ditinggal untuk membakar sampah itu, korban bersama kakaknya sedang makan rambutan yang kebetulan lagi musim. Pada saat itu, korban juga diberikan sebuat rambutan sekedar untuk di isap-isap.

Namun entah bagaimana, buah rambutan yang tadinya di isap-isap korban langsung tertelan. Kakaknya yang mengetahui kejadian itu langsung memanggil orang tua korban.

Mendengar suara minta tolong itu, orang tua korban langsung berlari menuju anaknya. Upaya Nia untuk mengeluarkan buah rambutan itu dicoba dengan memukul-mukul bagian belakang pundak korban. Sementara korban terlihat sulit untuk bernapas dan mata korban terlihat terbelalak. Setelah beberapa kali diupayakan untuk mengeluarkannya, juga tidak berhasil. Sedangkan kondisi korban semakin kritis. Sehingga diputuskan untuk melarikan ke Puskesmas.

Namun apa boleh buat, dalam pangkuan orang tuanya untuk berencana minta pertolongan ke Puskesmas, korban sudah tewas. Bahkan beberapa kali dipanggil-panggil dan dirasakan detak jantungnya tidak terasa lagi. ‘’Korban dikebumikan dipemakaman umum daerah itu pada sorenya,’’ terang Gatot.  =MXR

   
Send to friend
Related articles

Komentar  RSS feed comment
 

 


Menambah Komentar
Nama
E-mail
Judul  
Comment
 
Maksimal Karakter: 600
   Konfirmasi ke E-Mail
   
   

Tidak ada komentar



mXcomment 1.0.9 © 2007-2012 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Sebelum   Berikut >