|
Kawanan perampok bersenjata api (Bersenpi) jenis pistol semakin mengganas saja di Indragiri Hilir (Inhil). Kali yang menjadi sasaran rumah seorang petani kelapa bernama H Sucipto (68).
Dalam aksinya, pelaku yang berjumlah sebanyak enam orang itu menembak bagian paha sebelah kiri korban. Tak hanya itu, pelaku juga menembak seorang putri korban bernama Suryani (25).
Akibatnya, uang tunai Rp2 juta, emas berukuran 11 mayam dan tiga unit Handhpone (Hp) milik warga Parit Reteh, Pulau Palas, Tembilahan Hulu, Inhil itu raib diembat kawanan bandit tersebut. Gara-gara ulah pelaku, kedua anak beranak itu terpaksa menjalani perawatan intensif di RSUD Puri Husada Tembilahan.
Informasi yang dihimpun Pekanbaru MX di kepolisian menyebutkan, peristiwa perampokan itu terjadi, Senin (28/12) sekitar pukul 02.00 WIB di Parit Reteh, Desa Pulau Palas, Tembilahan Hulu. Saat itu, korban yang sedang terlelap tidur bersama keluarganya, tiba-tiba kedatangan penjahat yang suadh masuk ke dalam rumah dengan cara mencongkel pintu depan.
Setelah masuk, pelaku lalu mendobrak kamar korban dan anak-anaknya. Mendengar dobrakan itu, kontan saja membuat korban dan anak-anaknya terbangun dan kaget melihat kedatangan pelaku lengkap dengan menggegam pistol di depan pintu kamar.
Sesampai di dalam kamar para penjahat mengobrak-abrik lemari kamarnya, korban berupaya melakukan perlawanan. Seketika itu juga pelaku melepaskan tembakan yang mengenai paha sebelah kiri.
Sedihnya lagi, seorang anak korban bernama Suryani yang mencoba melawan saat perhiasan emasnya diambil pelaku, juga mengalami nasib yang sama. Yakni pangkal lengan sebelah kiri putrinya itu ditembak pelaku.
Melihat kondisi seperti itu, dua orang anaknya yang lain yakni Zakaria (30) dan Sumaryono (19) akhirnya memilih pasrah. Setelah melihat pelaku meninggalkan rumahnya, kedua anaknya itu lalu menyelamatkan dengan membawanya ke rumah sakit terdekat.
Karena kondisi tak memungkinkan, kedua korban lalu dibawa ke RSUD Puri Husada Tembilahan. Dan kini, kedua korban letusan timah panas pistol perampok itu masih terbaring di RSUD Puri Husada.
Kapolres Inhil AKBP Achmad Kartiko SIk MH ketika dikonfirmasi Pekanbaru MX melalui Kabag Bina Mitra AKP Robinson Saragih membenarkan adanya laporan perampokan bersenpi tersebut. ‘’Setelah mendapatkan laporan, anggota Polsek Tembilahan Hulu dan Polres Inhil langsung melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi. Dan kini, petugas sedang menyelidiki pelaku di lapangan,’’ ujar AKP Robinson Saragih, Selasa (29/12).*** |
|
|
Komentar  |
|
|
|
|
Menambah Komentar
|