|
Kawanan perampok bersenjata api jenis pistol kembali beraksi di Kabupaten Inhil. Kali ini seorang toke sawit bernama Jhon Simangunsong (42) menjadi korban. Akibatnya, uang tunai Rp420 juta milik warga Dusun Masat, Keritang, raib disikat 10 kawanan rampok berpistol.
Informasi yang dihimpun Pekanbaru MX menyebutkan peristiwa perampokan itu berlangsung pada Sabtu (26/12) sekitar pukul 01.30 WIB. Saat korban bersama dua karyawanya sedang lelap tidur di kamar. Namun tanpa disadari kawanan rampok berhasil masuk dengan melalui pintu. Setelah berhasil merusak kunci pintu depan dengan cara dicongkel.
Melihat dua karyawan penampungan sawit lagi lelap tertidur, langsung dibangunkan pelaku dengan todongan senjata api. Tanpa dapat berbuat apa-apa kedua karyawan itu langsung di ikat dan disekap diruang tengah. Kemudian, pelaku mengetahui toke sawit masih tidur dikamar utama. Dengan mengunakan timbangan sawit pelaku langsung mendobrak pintu kamar korban. Seketika juga korban terbangun dari tempat tidurnya.
Namun saat terbangun dan baru akan bangkit dari tempat tidur, korban langsung ditodong dengan pistol. Tanpa perlawanan berarti toke sawit itu pasrah saat lemari kamarnya diobrak-abrik. Setelah mendapatkan uang korban Rp420 juta, para kawanan rampok langsung kabur.
Berselang beberapa jam setelah kejadian, korban baru melaporkan kasus itu ke Polsek terdekat. Mendapat laporan aparat Polres Inhil bersama Polsek Kemuning segera turun ke kelokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan melacak para kawanan rampok berpistol tersebut.
Kapolres Inhil AKBP Achmad Kartiko SIK MH ketika dikonfirmasi Pekanbaru MX melalui Kasat Reskrim AKP Hotasi Purba SH mengatakan, pelaku masih dalam penyelidikan. ‘’Kasusnya kini masih dalam penyelidikan. Dan sekarang anggota masih menyebar dilapangan untuk mencari pelaku,’’ ungkap AKP Hotasi Purba SH. *** |
|
|
Komentar  |
|
|
|
|
Menambah Komentar
|