|
PEKANBARU — Tim Sat Reskrim Poltabes Pekanbaru, dua hari yang lalu berhasil meringkus dua tersangka jambret berinisial AR (17) warga Jalan Garuda Sakti, Tampan, dan AS (26) warga Jalan Hangtuah, Sail, Pekanbaru.
Kedua pria tersebut ditangkap petugas setelah melakukan aksi penjambretan terhadap calon pengantin bernama Beni Syahputra dan Lia warga Jalan Angkasa, Pekanbaru. Aksi jambret itu dilakukan kedua pemuda lajang ini, Ahad (21/12) sekitar pukul 23.00 WIB di Jalan Angkasa, tepatnya di depan Kelenteng.
Kejadian itu terjadi ketika korban Lia sedang berboncengan dengan calon suaminya Beni menuju pulang ke Jalan Angkasa. Namun setiba di depan Kelenteng sepeda motor korban diserempet oleh sepeda motor Yamaha Force One tanpa nomor polisi yang dikendarai oleh kedua tersangka.
Tanpa disangka korban Lia, tas sandang yang berisi HP dan uang miliknya tersebut ditarik tersangka AR. Namun korban yang tak mau tasnya itu dirampas tersangka, mencoba mempertahankan tasnya itu.
Sehingga aksi tarik menarik pun terjadi. Sambil mempertahankan tasnya korban menjerit minta tolong. Kemudian dengan spontan Beni berhasil menarik tangan tersangka AR hingga AR terjatuh ke aspal. Pada saat itu warga yang sudah ramai di TKP langsung menghajar tersangka hingga babak belur. Melihat tersangka sudah babak belur baru diserah ke pihak kepolisian.
Sedangkan tersangka AS pada saat itu berhasil kabur. Namun petugas yang sudah mengetahui ciri-ciri dan nama tersangka dari pengakuan AR langsung melakukan pengejaran, namun sayangnya AS pada saat itu berhasil lolos dari pengejaran petugas.
Hanya butuh waktu tiga hari setelah kejadian itu terjadi, AS berhasil ditangkap petugas di rumahnya. Kepada petugas AS dan AR mengaku sudah 10 kali melakukan aksi tersebut. Selain kedua tersangka, petugas juga mendapatkan nama pelaku lainnya yang kini masih dalam pengejaran petugas.
Kapoltabes Pekanbaru AKBP Drs Mujiyono SH Mhum ketika dikonfirmasi Pekanbaru MX melalui Kasat Reskrim AKP Jon Wesly Arianto SIk mengatakan, kedua tersangka tersebut kini masih dalam penyidikan anggota penyidik Unit Jantaras.
‘’Sekarang ini baru 10 TKP yang terungkap, namun kami masih mengejar beberapa pelaku lainnya yang juga pernah terlibat dengan kedua tersangka ini. Sekarang ini kedua tersangka masih dalam tahap pemeriksaan,’’ ujar AKP Jon Wesly. =MXD
|
|
|
Komentar  |
|
|
|
|
Menambah Komentar
|