|
Berbekal celurit, tiga pria merampok CV Sempurna Berdikari yang terletak di Jalan Soekarno Hatta, Air Hitam, Payung Sekaki, Senin (28/12) dinihari. Usai menyekap Reni (30) dan ibunya Rafiah (57), dengan leluasa pelaku menjarah seisi rumah toko (Ruko) tersebut.
Barang yang dibawa kabur pelaku diantaranya, uang tunai sekitar Rp1,5 Juta, satu mobil Grand Max BM 9491 TC, dua unit sepeda motor Honda Revo BM 5560 QQ dan Supra Fit BM 6854 WF, dua unit handphone (HP) Nokia type N 1202 dan N 6680 serta cincin dan anting-anting emas. Kerugian akibat aksi perampokan itu ditaksir ratusan juta rupiah.
Peristiwa ini berlangsung begitu cepat hingga tidak satupun penghuni penghuni ruko lain dan ruko yang berdampingan yang mengetahui terjadinya perampokan. Padahal selain Reni dan ibunya, di rumah itu juga ada karyawan lainnya Syaiful (22) dan Andi (29).
Dinihari itu, sekitar pukul 04.00 WIB, Reni dan ibunya dikagetkan dengan kehadiran tiga pria yang masuk secara tiba-tiba ke kamar mereka. Meski sempat berteriak, namun suara mereka kemudian tertahan setelah dibekap pelaku yang semuanya menggunakan senjata tajam. Dua pakai pisau, satu lainnya menggenggam celurit.
Tanpa bisa berbuat apa-apa lagi, Reni dan ibunya hanya pasrah saat pelaku menutup wajah dan mengikat tangan mereka. Selanjutnya, pelaku mengobrak-abrik kamar untuk mencari barang berharga.
Herannya, Syaiful karyawan yang tidur di kamar sebelah, sedikitpun tak menyadari hal itu. Sementara Andi mengaku tak tahu karena tidur di lantai dua. Seperti diketahui, kamar Reni berada di lantai tiga.
Berselang beberapa menit setelah pelaku pergi, Reni mencoba melepaskan ikatan. Selanjutnya mereka langsung menuju lantai dua tempat Andi tidur untuk mengabari kejadian itu. Lalu paginya sekitar pukul 08.30 WIB, mereka baru melapor ke Polsek Payung Sekaki.
Tak lama setelah laporan dibuat, anggota Polsek Payung Sekaki beserta tim identifikasi Poltabes Pekanbaru turun ke tempat kejadian perkara (TKP). Keterangan saksi dan semua petunjuk yang ditemukan di lapangan dikumpulkan.
Kapolsek Payung Sekaki AKP Akmaluddin Yusuf yang langsung turun ke TKP kepada Pekanbaru MX mengatakan, kasus pencurian dengan kekerasan tersebut masih dalam penyelidikan. Kini pihaknya tengah melakukan pemeriksaan intensif.
Diduga, pelaku masuk dari belakang bangunan. Itu dikuatkan dengan adanya lubang persegi di sana. Setelah itu, mereka langsung menuju ke kamar Reni yang kebetulan tak terkunci karena sedang rusak. ***
|
|
|