|
Tiga perampok yang hendak merampok seorang toke karet di Dusun Pesagan, Rambah Samo, ditangkap tim Opsnal Polres Rokan Hulu, Selasa (22/12) sekitar pukul pukul 6.00 WIB.
Ketiga perampok masing-masing Mustiadi (33), warga asal Aceh, Edwan Fendi (42) alias Ed bin Suib dan Nano bin Sumadi (40) keduanya warga Pekanbaru kini sudah diamankan di sel tahanan Polres Rohul.
Dari tersangka diamankan barang bukti berupa 1 unit senjata api jenis pistol FN 3,2 dan amunisi 4 butir peluru. Selain senjata juga disita satu unit mobil Toyota Corolla, B 2007, satu unit sepeda motor Yamaha Vega BM 6651 JF, 1 lembar STNK An Ismayati dan 1 lembar STNK yang diduga palsu BM 6651 JF
Kapolres Rokan Hulu AKBP Adang Suherman didampingi Kasat Reskrim AKP Ansori kepada Pekanbaru MX menjelaskan tiga begundal berhasil ditangkap petugas berkat informasi dari masyarakat.
Pagi itu sekitar pukul 6.00 WIB, warga Dusun Pesagan, Desa Batang Samo, Kecamatan Rambah Samo melapor ke Polres Rohul ada sebuah sedan mencurigakan dengan penumpang beberapa orang tengah parkir di tepi jalan sekitar 1 Km dari desa mereka.
‘’Usai menerima laporan, kita menurunkan Tim Opnal ke lokasi sesuai informasi. Benar saja sesampai disana petugas melihat sebuah sedan corolla parkir di tepi jalan raya tak jauh dari pemukiman warga. Di dalam sedan yang mencurigakan tersebut hanya ada seorang penumpang. Meski demikian petugas tidak langsung menghampiri mobil tersebut,’’ papar Adang.
Selanjutnya Adang mengungkapkan, setelah mobil yang parkir tersebut lewat, tim Opsnal secara kebetulan melihat ada dua lelaki mencurigakan tengah duduk-duduk di halaman masjid dusun setempat. Petugas yang curiga akan gerak-gerik kedua lelaki tersebut langsung menghampirinya.
Begitu dihampiri petugas seorang diantara buruan yang diketahui kemudian bernama Musliadi melemparkkan sesuatu kepada temannya Sunarno. Kemudian petugas mengetahui yang dilemparkan tersangka ke temannya itu adalah sebuah senjata api jenis pistol. Petugas pun langsung meringkus keduanya dan 1 temannya yang standby dalam mobil.
Tersangka kemudian mengaku keberadaan mereka di dusun tersebut berencana merampok seorang toke karet yang tinggal di dusun setempat. Menurut para tersangka mereka sudah mengintai sasaranya sejak malam harinya.
‘’Kami memang tidak mengenal toke sasaran kami. Kami hanya mengenal ciri-ciri toke tersebut berdasarkan informasi yang diberikan tukang gambar kami. Dia tidak ikut bersama kami sekarang karena dia sudah turun di Surau Gading tadi malam. Dia memang hanya bertugas sebagai tukang gambar,’’ kata Tersangka.
Setelah dikembangkan lagi, kata Kapolres, ternyata para tersangka adalah TO Polres Rokan Hulu. Ke 3 perampok ini adalah bagian dari komplotan perampok dengan korban Rahmat yang terjadi di PT EDI sekitar sebulan lalu. Saat ini komplotan mereka berjumlah lima orang. Tiga diantaranya wanita telah disiapkan BAP-nya untuk segera dilimpahkan ke Kejaksaan.
Tiga tersangka yang saat ini berhasil ditangkap adalah kelompok Curas (istilah perampok di kepolisian) yang kerap beroperasi di daerah Rohul. Para tersangka mengaku, selain merampok toke karet bernama Rahmat di PT EDI Kuntodarusalam mereka juga pelaku perampokan di SKP C.
‘’Mereka memang sangat meresahkan. Dalam setiap aksinya selalu menodongkan senjata api ke arah korbannya. Saat ini juga kita tengah memburu anggota komplotan mereka termasuk tukang gambar yang disebut-sebut mereka,’’ kata Adang. ***
|
|
|