|
KUNTODARUSALAM — Satam (27) tewas tenggelam terseret arus sungai Monding saat menyeberang ke ladang, Selasa (16/12) sekitar pukul 09.30 wIB. Korban yang baru satu bulan datang dari Jawa ini dikebumikan keluarganya di SP2, Desa Bukit Raya, Kecamatan Kuntodarusalam.
Kapolres Rohul AKBP Adang Suherman kepada Pekanbaru MX melalui Kapolsek Kuntodarusalam AKP Yulisman didampingi Kanit Reskrim Bripka Musriandi pagi itu, Yasrianto (31) dan Ropi (21) mengajak korban Satam —yang juga adik iparnya— ke ladang miliknya sekitar 5 Km dari desa.
Namun saat menyeberang mereka kesulitan karena air sungai Monding yang biasa mereka seberangi saat itu airnya sedang meluap. Sebelum menyeberang Yarianto sempat bertanya kepada korban yang baru sebulan datang dari Jawa tersebut apakah pandai berenang. Lalu dijawab bisa dan mereka bertigapun langsung menyeberang.
Namun kenyataannya korban terseret arus sungai. Yasrianto dan Ropi yang melihat kejadian berusaha menolong. Tapi terlambat dan tubuh korban sudah hilang tenggelam terbawa arus sungai yang lagi deras.
Oleh kedua petani tersebut memberi tahu warga desa. Dan wargapun mulai melakukan pencarian. Namun sekitar pukul 14.58 barulah tubuh korban ditemukan. Sayang saat ditemukan korban sudah tewas tersangkut di pinggir sungai.
Mayat korban kemudian dibawa keluarganya dan dikebumikan dipekuburan umum desa. Namun sayang keluarga korban melarang mayat korban di otopsi petugas karena mereka sudah merelakan kepergian adik iparnya itu.
Rencananta, Satam dari Jawa kesini adalah untuk bekerja sebagai petani di lahan keluarga mereka yang memang mebutuhkan tenaga kerja. Tapi takdir berkata lain, baru sebulan disini korban harus menghadap Sang Pencipta dengan tragis tenggelam diseret arus sungai. =MXK
|
|
|
Komentar  |
|
|
|
|
Menambah Komentar
|