Kabur Sejak Juli Lalu Pelarian Napi Berakhir Maut
Jumat, 27 November 2009
 
RENGAT— Pelarian M Yamin (20) Narapidana (Napi) dari Rumah Tahanan (Rutan) Rengat yang tewas setelah tenggelam selama lebih kurang tiga hari di Sungai Indragiri, ternyata sudah kabur sejak bulan Juli lalu. Napi tersebut kabur dengan cara memanjat tembok bagian belakang Rutan.
Kepala Pengamanan Rutan Rengat, Fajar K Amd Ip ketika dikonfirmasi Pekanbaru MX, Kamis (26/11) melalui telepon selulernya mengatakan, narapidana (Napi) M Yamin —tahanan Rutan Rengat— yang juga warga Sialang II Dahan, Kecamatan Rengat Barat, kabur sejak bulan Juli lalu. Namun belakang keberadaannya terendus aparat setelah tewas tenggelam di Sungai Indragiri.

Dijelaskannya, Napi tersebut kabur pada malam hari saat petugas lengah dengan cara memanjat tembok setinggi lebih kurang 7 meter di bagian belakang Rutan. Keberadaan Napi kabur itu baru diketahui petugas jaga pada pagi hari disaat dilakukan pengecekan di setiap blok.

Mendapati seorang Napi kabur, petugas Rutan langsung melakukan pengejaran. Pengejaran pertama dilakukan dengan mendatangi tempat-tempat yang diperkirakan disinggahi termasuk rumah-rumah saudaranya.

Namun upaya pengejaran saat itu tidak membuahkan hasil. Sehingga pada hari kejadian itu langsung dilaporkan ke pihak Kepolisian. Hal itu dilakukan sebagai upaya untuk meminta bantuan pengejaran terhadap Napi tersebut. ‘’Pengejaran sudah dilakukan bersama-sama pihak Kepolisian namun tidak juga berhasil menemukannya,’’ujarnya.

Pada Selasa (24/11) kemarin pihaknya mendapat laporan dari polisi tentang adanya Napi tersebut. Namun sangat disayangkan dan prihatin, Napi tersebut ditemukan sudah menjadi mayat dalam keadaan gembung mengambang di Sungai Indragiri.

Artinya dengan penemuan itu tetap dibuat berita acaranya. Sehingga keberadaanya dapat diketahui dengan jelas. ‘’Sepengetahuan saya Napi itu divonis dua tahun lebih atas perkara Curas yang dilakukannya dan hingga saat ini seharusnya masih menjalani hukuman,’’terangnya.

Sementara itu Kapolres Inhu, AKBP Hermansyah SH SIK ketika dikonfirmasi Pekanbaru MX melalui Kapolsek Rengat Barat, AKP Hendra N membenarkan, adanya laporan yang disampaikan pihak Rutan tentang kaburnya Napi tersebut. Bahkan pengejaran terhadapnya pernah dilakukan dengan menyusuri sejumlah tempat yang dicurigai. ‘’Memang ada laporannya masuk, namun saya lupa tanggalnya yang jelas pada bulan Juli 2009 lalu,’’terang Hendra singkat.  =MXR

   
Send to friend
Related articles

Komentar  RSS feed comment
 

 


Menambah Komentar
Nama
E-mail
Judul  
Comment
 
Maksimal Karakter: 600
   Konfirmasi ke E-Mail
   
   

Tidak ada komentar



mXcomment 1.0.9 © 2007-2012 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Sebelum   Berikut >