|
Masyarakat Kelurahan Langgam berduka. Tiga warga mereka meninggal dunia, dan satunya kritis dan dilarikan ke rumah sakit di Pekanbaru. Petaka maut ini terjadi ketika mobil Suzuki Escudo BM 1030 ZM yang ditumpangi mereka masuk kanal di Jalan akses PT RAPP KM 12, Simpang Desa Rantau Baru, Pangkalan Kerinci, Senin (23/11) pukul 07.50 WIB
Korban meninggal dunia akibat insiden yang diduga karena ban pecah itu masing-masing Zukri alias Gibak (50) Unarti (37) dan Fatimah alias Siwa (50). Sedangkan satu korban kritis, H Nasril alias Kilil yang berprofesi sebagai Mantri di Puskesmas Langgam. Sementara mobil naas warna hijau masih terbenam di parit. Dan sampai berita ini dirilis belum diangkat karena masih menunggu alat berat.
Menurut berbagai sumber di TKP termasuk informasi dari Camat Langgam Emir Effendi SSos menyebutkan kejadian yang mengejutkan warga Langgam dan sempat menjadi perhatian warga yang melintas di akses road tersebut berawal empat korban dari Langgam bermaksud ke Pangkalan Kerinci. Selanjutnya menuju ke Padang Sumatera Barat.
‘’Mereka ini pedagang kain dan satunya Mantri Puskesmas Langgam dan warga Langgam. Rencananya ke empatnya mau berbelanja ke Padang. Namun belum sampai ke tempat tujuan sudah mendapat musibah,’’ sebut Camat Langgam.
Kejadian pagi hari itu awalnya diketahui penjual es keliling yang melintas di TKP yang berjarak kurang lebih 50 meter dari gerbang ke Desa Rantau Baru. Lalu, beberapa warga yang melintas berupaya memberikan pertolongan, termasuk warga Segati dan Langgam lainnya.
Yang nampak jatuhnya mobil pertama adalah penjual es wol. Kemudian baru datang 3 orang warga Langgam dan saya. Untung menolong penumpang mobil mereka langsung mengeluarkan mereka. ‘’Saat dikeluarkan Pak Kilil orang Puskesmas Langgam masih bernafas dan langsung dibawa ke Kerinci,’’ terang Ade saksi mata yang ikut menarik korban dari dalam mobil yang masuk kanal sebelah kanan menuju ponton Langgam tersebut.
‘’Pak Kilil terendam lebih kurang dua menit, dan dapat ditarik keluar karena dia sopir dan dekat pintu lalu cepat ditarik keluar oleh warga,’’ paparnya. Sementara tiga korban lain kesulitan dikeluarkan karena kesulitan membuka dan memecahkan kaca mobil. Namun susah payah akhirnya semua korban dapat dikeluarkan dari dalam mobil yang sudah terendam seluruh bodinya itu.
Dengan menggunakan tali, satu persatu korban lalu diangkat. Tiga korban meninggal langsung dibawa ke Langgam sementara korban kritis H Kilil yang saat itu koma dibawa ke RSUD Selasih dan dirujuk ke salah satu rumah sakit di Pekanbaru.
Di Lokasi kejadian, selain ratusan warga yang ikut menyaksikan kendaraan yang masih terbenam , juga tampak beberapa anggota Satlantas Polres Pelalawan.
Sekitar pukul 11.50 WIB Pekanbaru MX kembali mendapat informasi dari warga, satu unit Mitsubishi Xenia yang belum diketahui Nopolnya masuk ke kanal yang sama. Namun berbeda arah. Kalau mobil maut pertama jatuh sebelah kiri kanal menuju Langgam dan yang baru terjadi justru sebelah kanan menuju Langgam. =MXF
|
|
|
Komentar  |
|
|
|
|
Menambah Komentar
|