Pengakuan 3 Pelaku Jambret: Dalam Beraksi Kami Berbagi Wilayah
Jumat, 13 November 2009
 
ImageTIGA singdikat Jambret, Asep Tonizal (18) warga Jalan Iklas II, Ramahdani (19) warga Jalan Kubang dan Fajar Yusub (18) warga Jalan KH Nasution mengaku tidak ada kata penyesalan atas perbuatannya itu. Hal ini terungkap ketika Pekanbaru MX menwawancarai mereka di Mapoltabes Pekanbaru, Kamis (12/11) kemarin.
Menurut ketiga pria yang sudah enam bulan yang lalu jadi Target Operasi (TO) pihak Sat Reskrim Poltabes Pekanbaru. Mereka sudah tiga belas kali beraksi di beberapa TKP. Selama beraksi, mereka ditemani oleh empat temannya yang kini masih buron.

Adapun TKP yang menjadi sasaran mereka yaitu, Jalan Soekarno Hatta, tepatnya di sekitar Simpang Ardhat, Jalan Riau, Jalan Meranti, Jalan Sudirman, HR Soebrantas, KH Nasution, dan beberapa jalan lainnya.

‘’Kami berjumlah tujuh orang bang. Yang empat lagi belum tertangkap. Tidak ada kata menyesal bang, karena tidak ada artinya lagi menyesal. Kami bilang menyesalpun tidak ada guna lagi bang, karena kami sudah ditangkap,’’ ujar Asep yang didampingi Ramadani dan Fajar.

Diceritakan juga, ke empat temannya yang kini masih belum tertangkap yaitu, MS, AD, FL, dan BD. Mereka setiap beraksi selalu membagi kelompok. Biasanya, ketiga tersangka ini sering beraksi di sepanjang Jalan Soekarno-Hatta dan Jalan Riau.

Menurut ketiga pria yang masih bujangan ini, setiap beraksi mereka selalu berhasil. ‘’Setiap beraksi, kami selalu berhasil, namun kadang-kadang isi tas cuma satu unit Hp. Ketika kami beraksi, kami terlebih dahulu melihat korbannya dulu dan arah pulangnya. Kalau sudah jelas baru kami ikuti dari belakang,’’ ungkap para tersangka jambret ini.

Yang lebih parah lari dari pengakuan ketiga tersangka ini, ketika beraksi banyak juga para korban yang terseret dari sepeda motornya. ‘’Ada juga yang jatuh dari motor, tapi kami tetap kabur. Nggak tahu entah mati, kami hanya sekilas saja melihat. Waktu di Simpang Ardhat ada juga yang jatuh ke aspal, tapi kami hanya mendengar dia menjerit,’’ ujar Ramadani dan selanjutnya dirinya tak tahu lagi apa yang terjadi pada korbannya.  =MXD

   
Send to friend
Related articles

Komentar  RSS feed comment
 

 


Menambah Komentar
Nama
E-mail
Judul  
Comment
 
Maksimal Karakter: 600
   Konfirmasi ke E-Mail
   
   

Tidak ada komentar



mXcomment 1.0.9 © 2007-2012 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Sebelum   Berikut >