Laporan tak Ditanggapi, Warga Sei Guntung Ancam Demo
Kamis, 12 November 2009
 
RENGAT—Terkait laporan masyarakat Sungai Guntung Hilir, Kecamatan Rengat tentang penolakan kesepakatan antara Kepala Desa Sungai Guntung Tengah, Ibhu Hajar dan Ketua KUD Al-Baroqah Afrizal yang tidak direspon oleh Pemerintah Kabupaten Inhu dan DPRD. Maka ratusan warga daerah itu sepakat untuk melakukan aksi unjuk rasa ke Kantor Bupati dan DPRD Inhu.
Demikian disampaikan pemuka masyarakat Sungai Guntung Hilir, Syamsul kepada Pekanbaru MX Rabu (11/11), ‘’Kesabaran masyarakat sudah cukup untuk menunggu dan mengupayakan penyelesaikan dari Pemkab Inhu maupun DPRD. Namun nyatanya sampai saat ini tak kunjung selesai. Bahkan Kepala Desa Sungai Guntung Tengah telah menjual lahan bermasalah tersebut pada PT Teso Indah (TI),’’ tegasnya.

Dikatakannya, Masyarakat melalui Kepala Desa Sungai Guntung Hilir dan Ketua BPD telah melayangkan surat resmi kepada Bupati. Surat tersebut terkait penolakan kesepakatan yang dibuat sepihak oleh Kepala Desa Sungai Guntung Tengah, Ibnu Hajar dan Ketua KUD Al-Baroqah dengan Pihak PT Teso Indah tentang status lahan seluas 560 Ha milik masyarakat 2 Desa.

Namun, sampai saat ini belum ada upaya dari Pemkab dan DPRD Inhu untuk menanggapi surat tersebut. Sementara masyarakat Sungai Guntung Hilir sudah merasa tidak enak hati akibat ulah Kepala Desa Sungai Guntung Tengah. Karena masyarakat Sungai Guntung Hilir juga mempunyai hak diatas lahan seluas 560 Ha yang telah dijual oleh Kepala Desa Sungai Guntung Tengah tersebut.

Sehingga dikhawatirkan muncul konflik atau kondisi yang tidak kondusif antara masyarakat Sungai Guntung Tengah dan Hilir jika masalah ini dibiarkan berlarut-larut. Bahkan kondisi demikian juga dikhawatirkan terjadi bentrok fisik antara kedua Desa tersebut.

Hal serupa juga diungkapkan oleh tokoh masyarakat Sungai Guntung Tengah, Fery Adrian. Dimana saat ini masyarakat Sungai Guntung Tengah sudah sepakat untuk melakukan aksi unjuk rasa ke kantor Bupati dan DPRD karena semenjak dahulu masyarakat tidak setuju jika PT Teso Indah mengambil alih pengelolaan lahan milik masyarakat Sungai Guntung Tengah dan Hilir tersebut.

Masyarakat Sungai Guntung Tengah juga menolak keras kesepakatan antara Kepala Desa Sungai Guntung Tengah dengan PT Teso Indah. Sehingga sangat disayangkan sikap Kepala Desa yang berbuat tanpa memikir dampak yang dialami masyarakat.
=MXR
   
Send to friend
Related articles

Komentar  RSS feed comment
 

 


Menambah Komentar
Nama
E-mail
Judul  
Comment
 
Maksimal Karakter: 600
   Konfirmasi ke E-Mail
   
   

Tidak ada komentar



mXcomment 1.0.9 © 2007-2012 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Sebelum   Berikut >