Pencuri HP Nyaris Dibakar Dimassa
Kamis, 12 November 2009
 
PAYUNGSEKAKI — Baru satu hari berada di Pekanbaru, Eri Gunawan (21) sudah berbuat ulah. Kenapa tidak, pemuda asal Medan ini nekat mencuri dua unit handphone milik Munazar (65), Rabu (11/11) pagi. Sialnya, perbuatan itu ketahuan sehingga pendatang asal Mandala, Medan, Sumatera Utara inipun dihajar puluhan massa.
Beruntung ada yang iba melihat bungsu empat bersaudara ini. Takut terjadi sesuatu yang tak diingini, sebab warga sudah mulai emosi, pria berkulit gelap ini diserahkan ke Polsek Payung Sekaki secepatnya.

Ketika diwawancarai Pekanbaru MX, Eri menitikkan air matanya. Sambil terisak, ia mulai bercerita. Eri mengaku baru tiba di Pekanbaru. Naik bus, ia berangkat dengan harapan mendapat pekerjaan di perantauan.

Setibanya di Pekanbaru, ia bingung. Tak ada kawan dan sanak saudara, ia mulai luntang lantung. Sementara persediaan uang menipis. Tak tahu lagi harus kemana, Eri kemudian menumpang tidur di warung yang berada di Jalan Arengka II, Payung Sekaki. Semula tak ada niat untuk mencuri. Itu terpaksa dilakukan sebab Ery benar-benar lapar. Makanya, saat ada kesempatan iapun langsung mengambil dua HP milik korban. Tapi malang, belum sempat kabur, ia tertangkap tangan.

Munazar (65), pemilik warung makanan yang jadi korbannya menceritakan, Eri tiba ke warungnya pertama kali, Selasa (10/11) sore, sekitar pukul 21.00 WIB, ia pergi entah kemana. Tapi sekitar pukul 01.00 WIB, ia kembali ke warung. Korban sempat bertanya ke Eri kenapa ia mondar-mandir di wilayah itu. Tapi Eri menjawab kalau ia sedang menunggu temannya yang ban mobilnya sedang pecah. Merasa tak curiga, Munazar mempersilakan saja Eri tidur di warungnya.

Paginya sekitar pukul 07.30 WIB, Munazar sibuk membersihkan rumput di depan rumahnya. Sementara sang istri sedang mencuci. Saat itu, Eri masih duduk santai di warung milik korban.

Kebetulan tak lama berselang, korban masuk ke rumah. Diketahuilah kalau HP-nya telah hilang. Menyadari kalau pelakunya adalah Eri, korban bergegas mengejar. Kebetulan Eri belum jauh kabur.

Tak jauh dari warungnya, Eri berhasil ditemukan. Saat itu korban minta secara baik-baik HP miliknya. Tapi pelaku hanya memberikan satu unit. Selanjutnya ia langsung kabur dan bersembunyi dalam parit.

Warga sekitar yang mulai ramai di lokasi setelah mengetahui peristiwa itu, bersama-sama melakukan pencarian. Semula jejak pelaku sempat buntu. Namun entah kenapa, pelaku yang tak sadar sedang dicari malah keluar dari persembunyian. Massa yang masih berada di sana, lalu menangkapnya. Tak ayal lagi, tubuhnya pun jadi bulan-bulanan.

Tukang ojek sekitar lokasi kejadian, Dedi Saputra menjelaskan, korban nyaris saja dibakar massa yang emosi. Sebab, ada yang telah menyediakan dua unit ban bekas. ‘’Saya lihat orang dah mulai emosi. Makanya dia (pelaku) langsung saya larikan ke sini (polsek),’’ cerita Dedi yang rumahnya berhadap-hadapan dengan rumah korban. =MXO

   
Send to friend
Related articles

Komentar  RSS feed comment
 

 


Menambah Komentar
Nama
E-mail
Judul  
Comment
 
Maksimal Karakter: 600
   Konfirmasi ke E-Mail
   
   

Tidak ada komentar



mXcomment 1.0.9 © 2007-2012 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Sebelum   Berikut >