Toke Sawit OD Miras
Rabu, 11 November 2009
 
Seorang toke sawit asal Desa Ngaso, Ujung Batu, Rokan Hulu (Rohul) bernama Salamet (40) OD (over dosis) alias semaput akibat menenggak minuman keras. Akibatnya korban terpaksa mendapat perawatan medis di Rumah Sakit (RS) Eka Hospital.
Pria yang sehari-hari dikenal sebagai Sub kontrator sawit ini dirawat karena diduga terlalu banyak minum minuman keras jenis Mansion. Sekarang tim medis RS masih berjuang untuk menyelamatkan nyawa korban yang belum lepas dari masa kritisnya.

Pantauan Pekanbaru MX di RS Eka Hospital, Selasa (10/11) sekitar pukul 10.00 WIB korban menimuan keras ini masih terlihat koma. Dan kedua kaki dan tangannya masih terikat dengan tali agar dia tidak berontak. Pada wajah korban yang sudah pucat tampak megap-megap melawan maut.

Tak cuma itu, tubuh pria berbadan kurus ini juga terlihat kejang-kejang. Ketika Pekanbaru MX mencoba mendekati ruangan 5190 ICCU tempat pria ini dirawat terlihat istri dan beberapa keluarga lainnya menangis melihat pria berkulit kuning langsat itu terbaring bagaikan kaku di ranjang 3X1 tersebut.

Istri korban, Ida (35) yang berhasil ditemui Pekanbaru MX di RS Eka Hospital mengaku, peristiwa yang dialami bapak dari anak-anaknya itu, Sabtu (7/11) sekitar pukul 14.30 WIB. Pada saat itu Salamet pergi ke rumah teman di Komplet PKS Sungai Rokan PTPN V.

ternyata di rumah temannya itu, bapak tiga orang anak ini terlibat minum menuman keras merek mansion. Ida baru mengetahui kalau suaminya itu over dosis dari seorang warga komplek PKS Sungai Rokan yang memberitahukan kalau suaminya terlihat tak sadarkan diri saat minum minuman keras.

Kemudian Ida langsung pergi ke Komplek tersebut untuk melihat suaminya. Betapa terkejutnya Ida ketika melihat wajah Salamet sudah pucat, dan mulutnya mengeluar air liur. Selanjutnya wanita berkulit sawo matang ini juga pingsan melihat kondisi suaminya yang sedang sekarat.

Berkat bantuan warga, akhirnya korban Salamet dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Santa Maria Pekanbaru untuk mendapat perawatan intensif. Namun sayangnya, hanya beberapa jam setiba di rumah sakit tersebut kondisi korban bertambah parah, dan keluarga memutuskan melarikan Salamet ke RS Eka Hospital.

‘’Waktu itu suami saya ini bagaikan orang keserupan, karena tubuhnya kejang-kejang. Saya pikir akibat sakit bisa, tapi ketika mendengar cerita warga di sana (komplek PKS-Red) baru saya tahu kalau suami saya over dosis minuman keras. Rencana kami mau melaporkan kasus ini ke pihak berwajib. Sekarang ini sudah saya serahkan kepada abangnya (H Edwart Idrus-Red),’’ ujar Ida sambil menghapuskan air matanya.  =MXD

   
Send to friend
Related articles

Komentar  RSS feed comment
 

 


Menambah Komentar
Nama
E-mail
Judul  
Comment
 
Maksimal Karakter: 600
   Konfirmasi ke E-Mail
   
   

Tidak ada komentar



mXcomment 1.0.9 © 2007-2012 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Sebelum   Berikut >