Pemulung Tewas Gantung Diri
Jumat, 06 November 2009
 
Seorang pemulung bernama Edison Silaen (50) ditemukan tewas di gudang penyimpanan barang bekas miliknya, Kamis (5/11) sekitar pukul 06.00 WIB. Saat ditemukan posisi korban tergantung pada sebatang reng loteng menggunakan tali nilon (jemuran) warna hijau yang melilit lehernya.
Orang yang pertama kali menemukan jenazah korban ialah isterinya, Ranauli Manurung (49) yang pagi itu berncana mengambil sayur. Melihat suaminya tergantung, ia selanjutnya memanggil anak laki-lakinya bernama Fery Gunawan.

Tidak banyak fikir, fery langsung melepaskan tali yang melilit leher ayahnya. ‘’Langsung saya lepaskan dan berharap bapak masih hidup,’’ ujarnya kepada Pekanbaru MX, Kamis (5/11) pagi di rumahnya.

Gudang tersebut berkuran sekita 4x6 meter yang jaraknya dari rumah korban sekitar 20 meter. Selama ini korban memang sering berada di gudangnya itu sembari memilah barang-barang bekas yang telah dipungutnya.

Rabu (4/11) malam, korban sudah berada di gudang tersebut. Namun sekitar pukul 20.00 WIB ia sempat kembali lagi ke rumah. Namun tidak lama berselang, ia kembali lagi ke gudangnya hingga ke esokan harinya tidak kembali ke rumah. ‘’Bapak memang sering tidur di sana, makanya kami tidak curiga ketika dia tidak pulang lagi,’’ sebut Fery.

Pihak keluarga mengaku selama ini korban tidak memiliki masalah. Namun korban hanya sering sakit kepala. Bila sakit kepala itu kambuh, biasanya korban seperti orang stres.

Tidak lama berselang setelah menemukan korban tidak lagi bernyawa, pihak keluarga dan tetangga melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian.

Tidak lama berselang, anggota Polsekta Tenayan Raya dan tim identifikasi Poltabes Pekanbaru tiba di lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).***
   
Send to friend
Related articles

Komentar  RSS feed comment
 

 


Menambah Komentar
Nama
E-mail
Judul  
Comment
 
Maksimal Karakter: 600
   Konfirmasi ke E-Mail
   
   

Tidak ada komentar



mXcomment 1.0.9 © 2007-2012 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Sebelum   Berikut >