|
DPD II Golkar Kabupaten Kuansing melakukan boikot sebagai bukti kekesalanya atas digelarnya Musyawara Daerah (Musda) VIII Partai Golkar Riau di Tembilahan, Kabupaten Inhil.
Hal ini dibuktikan saat pembukaan Musda VIII Golkar di Inhil oleh Ketua Dewan Pertimbangan Golkar Dr Akbar Tanjung disaksikan Ketua DPD I Golkar Riau HM Rusli Zainal SE MP, Senin (2/11) malam, tidak hadiran oleh Ketua DPD II Golkar Kuansing H Sukarmis beserta pengurus lainnya, hingga acara usai.
Sementara para pengurus DPD I dan DPD II Partai Golkar hadir memadati Hotel Telaga Puri, Tembilahan, termasuk dua kandidat yang menyatakan siap bertarung yakni Indra M Adnan dan Herman Abdullah MM.
Ketidakhadiran delegasi Kuansing menjadi bukti keseriusan Ketua DPD II Kuansing yang juga Bupati Sukarmis yang menolak pelaksanaan Musda di Tembilahan. Menerutnya, seperti diberitakan beberapa waktu lalu, penentuan lokasi Musda tidak prosedural dan terkesan dipaksakan.
Menyikapi sikap boikot Kuansing tersebut, Ketua DPD I Partai Golkar Riau dimisoner yang juga salah seorang Ketua DPP Partai Golkar M Rusli Zainal berjanji akan menindak tegas.
Maka rencana suara yang akan diperebutkan untuk menjadi Ketua DPD I Riau mengantikan HM Rusli Zainal belum dapat dipastikan, setelah salah satu daerah melakukan boikot, dimana satu suara dari DPD, tiga suara dari ormasi dan ditambah 12 suara dari DPD II. Bakal berkurang setelah adanya boikot dari Kabupaten Kuansing tersebut.
‘’Setahu saya, satu suara dari DPP, Ormas tiga ditambah 12 jumlah DPD II, tapi yang untuk lebih pastinya tanya langsung ke panitia acara atau bagian keorganisasian,’’ kata Akbar Tanjung ketika ditemui wartawan seusia membuka acara Musda tersebut.
Ditempat terpisah Wakil Ketua Golkar Riau Zulfan Heri mengatakan, sesuai tatib dari DPP jumlah suara yang akan diperebutkan sebanyak 16 terdiri dari DPP, DPD I, organisasi sayap (AMPG dan KPPG), organisasi pendiri (SOKSI, KOSGORO dan MKGR), organisasi yang didirikan (AMPI,HWK, Al-Hidayah, MDI, Satkar Ulama), yang masing-masing satu suara ditambah 12 suara untuk DPD se-Kabupaten Riau ‘’Sesuai tatib yang kita terima dari DPP, ada sebanyak 16 suara yang berhak memilih pada Musda Golkar Riau tahun ini,’’ ujar Zulfan.*** |
|
|