Ih..! Istri Oknum Polisi Gigit Leher IRT
Kamis, 15 Oktober 2009
 
PEKANBARU — Malang benar nasib seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Minar Kristina (40) warga Jalan Umban Sari, Rumbai, Pekanbaru. Betapa tidak, sudah dituduh mencuri, IRT ini lalu digimbal oleh seorang istri polisi berinisial Mw (51) warga Jalan Yos Sudarso KM 8, Rumbai, Pekanbaru.
Tidak hanya sampai di situ, bahkan leher korban juga digigit sehingga mengalami luka gores. Keterangan korban yang dihimpun Pekanbaru MX di kepolisian kemarin menyebutkan, peristiwa naas itu berlangsung, Senin (12/10) sekitar pukul 18.00 WIB. Sebelumnya, pelaku memanggil korban untuk datang kerumahnya.

Sesampai di rumahnya, pelaku lalu menuduh korban telah mencuri perhiasan emas. Merasa tidak berbuat, korban membantah mencuri dan korban meminta bukti kalau memang benar korban telah mencuri emas pelaku.

Karena keduanya tetap bersikeras dengan ucapan masing-masing sehingga keduanya bersitegang urat leher. Tak kuasa menahan emosi, pelaku lalu melayangkan bogem mentah kebahagian wajah korban sehingga korban terjatuh ke lantai.

Tak cukup sampai di situ, pelaku lalu menggigit leher dan kembali memukuli wajah korban. Akibatnya, bahagian leher korban mengalami luka gigitan dan bahagian wajahnya mengalami lebam-lebam.

Tidak menerima tindakan semena-mena pelaku, Rabu (13/10) korban mengadukan perbuatan pelaku ke kantor polisi terdekat. Dengan harapan pelaku segera diproses dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kabid Humas Polda Riau AKBP Drs Zulkifli MH ketika dikonfirmasi Pekanbaru MX mengatakan, pelaku segera dimintai keteranganya. ‘’Jajaran Poltabes Pekanbaru masih mempelajari laporan korban dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi. Sementara, pelaku segera dimintai keteranganya,’’ ucap Kabid Humas. =MXQ

   
Send to friend
Related articles

Komentar  RSS feed comment
 

 


Menambah Komentar
Nama
E-mail
Judul  
Comment
 
Maksimal Karakter: 600
   Konfirmasi ke E-Mail
   
   

Tidak ada komentar



mXcomment 1.0.9 © 2007-2012 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Sebelum   Berikut >